Pergerakan pasangan mata uang EUR/JPY saat ini berada dalam fase konsolidasi kritis di sekitar level 177,50, bergerak sangat dekat dengan Exponential Moving Average (EMA) sembilan hari.
Berdasarkan analisis teknikal harian teranyar, pasangan mata uang ini menunjukkan dinamika pergerakan dan proyeksi sentimen sebagai berikut:
• Sinyal dan Momentum Bearish Jenuh: Indikator Relative Strength Index (RSI) 14-hari terpantau melayang lemah di kisaran 41. Posisi RSI di bawah level garis tengah 50 ini menegaskan bahwa momentum pasar masih dikuasai oleh tekanan jual (bearish) jangka pendek, meskipun intensitas penurunan mulai melambat.
• Zona Support Kunci: Apabila EUR/JPY gagal mempertahankan posisinya di atas kisaran EMA 9-hari, level harga berpotensi merosot menuju batas bawah descending channel di sekitar 175,65 hingga 176,00. Penembusan secara konsisten di bawah area pertahanan tersebut dapat memicu kejatuhan lebih dalam ke level terendah multi-bulan.
• Dinding Perlawanan (Resistance): Pada sisi atas, rintangan utama yang harus ditembus untuk memicu pembalikan tren menjadi bullish berada di area EMA 50-hari sekitar level 180,01. Pergerakan stabil di atas level ini akan membuka jalan bagi penguatan euro menuju batas atas saluran penurunan di dekat level 183,60.
• Sentimen Fundamental Bank Sentral: Dari sisi fundamental, Yen Jepang (JPY) mendapatkan sokongan dari sikap bersiapnya Bank of Japan (BoJ) untuk melanjutkan normalisasi kebijakan atau menaikkan suku bunga secara berkala guna menangkal risiko inflasi domestik. Hal ini membatasi ruang reli bagi Euro terhadap Yen di pasar valas.







